Saturday, November 20, 2010

Trance In - Trance Out


Sahabat,

Kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau yang melalaikan (QS.47:36, 57:20). Saya meyakini, permainan itu namanya "trance in-trance out". Saya menyadari, itu sebabnya kita diminta berdoa setiap kali "in" dan setiap kali "out".

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

Here And Now


Sahabat,

Hidup menjadi sempit ketika apa-apa yang "bukan sekarang" dan "bukan di sini" mendominasi saat ini. Sebuah riset menunjukkan bahwa rata-rata orang mengalokasikan waktunya 40% untuk yang belum datang dan 40% untuk yang sudah lewat. Luaskan... luaskan...

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

Sunday, November 14, 2010

Manajemen Pikiran Dan Perasaan

Wednesday, November 10, 2010

Lintas Komunitas Peduli

Dear all, telah bergabung lebih dari 20 komunitas (milis, facebook, dan offline) - dan terus bertambah. Silahkan bergabung dengan gerakan ini, untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah dan bencana.

http://www.facebook.com/pages/Gerakan-Kemanusiaan-Rp-10000/161971260509736

Terimakasih.

Ikhwan Sopa

Sunday, November 7, 2010

Perasaan Itu Dikreasi, Dengan Pikiran


Sahabat,

Perasaan itu dikreasi, dengan pikiran.
Tak semuanya sedang tersenyum.

Sukses selalu!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.

Thursday, October 21, 2010

Optimis, Pesimis, Putus Asa


Sahabat,

Menunggu yang disukai namanya optimis.
Menunggu yang tak disukai namanya pesimis.
Tak menunggu apa-apa namanya putus asa.

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com

Saturday, October 16, 2010

Apa Yang HARUS Itu Hanya Satu

Sahabat,

"Apa yang harus itu hanya satu, dan bukan kita yang mengharuskannya. Namanya kematian. Selebihnya adalah ingin, perlu, atau butuh."

Sukses selalu.

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com

Thursday, October 14, 2010

Sempurna

Kesempurnaan itu punya kelemahan yang sangat mendasar, yaitu ketidakmungkinannya untuk dicapai. Kita tidak pantas memaksa diri untuk yang tidak mungkin.


Pilihan saya sulit: Tidak ada gambar yang bisa menjadi contoh untuk artikel ini, atau contohnya adalah seluruh gambar yang ada di internet.


Tetap semangat!


Ikhwan Sopa

Master Trainer E.D.A.N.

http://milis-bicara.blogspot.com

Tuesday, October 12, 2010

BAB PENUTUP BUKU SAYA

Sahabat, berikut ini adalah Bab Penutup dari buku saya.

Alhamdulillah, draftnya sudah selesai tinggal menunggu perbaikan kecil di sana-sini. Semoga bisa segera terbit menemani kehidupan sahabat semua.

Setiap paragraf dari bagian penutup ini adalah cerminan dan kesimpuan dari setiap bab yang ada di dalam buku. Setiap paragraf ini sengaja ditulis panjang rata-rata dengan hanya satu kalimat. Tidak demikian dengan isi masing-masing bab di mana saya berusaha sedapat mungkin menggunakan kalimat-kalimat pendek yang enak dan mudah dicerna.

Saya sangat berharap akan komentar, kritik, dan saran dari sahabat semua. Semua itu akan berpengaruh pada editing terakhir yang sedang saya lakukan. Semua itu bisa berpengaruh pada perubahan gaya tulisan, pada pilihan-pilihan kata dan kalimat, dan bahkan pada perombakan total buku ini.

Tentang judul kita tunggu saja, keywordnya adalah "mindset".

Terimakasih sebelumnya, semoga Allah SWT membalas pahala yang setimpal untuk sahabat semua.

Saya menunggu seminggu ini.

Ikhwan Sopa
ikhwan.sopa@gmail.com
=================

PENUTUP

”Hidup adalah tentang mengorganisasi pola pikir dan mengukur kemajuan pola pikir menuju impian dan cita-cita.”
- Ikhwan Sopa -

Hidup kita berbahagia dan mengalami kemajuan yang terus bergerak ke arah tercapainya impian dan cita-cita, ketika kita menyadari bahwa berbagai pola pikir kehidupan telah kita organisasikan sedemikian rupa di mana secara keseluruhan mencerminkan sinyal kemajuan.

Ukuran kemajuan untuk pola pikir adalah pola rasa yang diciptakannya. Ukuran kemajuan untuk pola rasa adalah rasa kesesuaiannya dengan segala keyakinan yang indah, baik, dan benar. Keyakinan yang indah, baik, dan benar adalah keyakinan sebagaimana yang telah dipedomankan oleh Tuhan tentang ketiganya, di mana Tuhan menggariskan bahwa ketiganya harus ada secara bersama-sama.

Ukuran akhir dari segala kemajuan peradaban manusia adalah makin dekatnya peradaban itu kepada Tuhan. Semua kemajuan ini ada tandanya. Tanda-tanda dari kemajuan pola pikir dan pola rasa adalah kesadaran.

Ketika kita menyadari bahwa kita diciptakan di dunia ini dengan mengemban tugas besar menggapai kemuliaan dan kehormatan. Di antara kemuliaan dan kehormatan itu adalah keberhasilan mencapai impian dan cita-cita yang memajukan peradaban dan bukan sebaliknya.

Ketika kita menyadari bahwa kita adalah pribadi-pribadi unik dengan keunikan impian dan cita-cita, yang dengan keunikan itu kita bisa bermimpi dan bercita-cita sendirian tapi untuk mencapainya kita harus melibatkan kebersamaan.

Ketika kita menyadari bahwa keseimbangan antara kehidupan pribadi dan kehidupan sosial sebagai syarat tercapainya impian dan cita-cita hanya bisa kita ciptakan dengan memelihara pola-pola pikir tertentu.

Ketika kita menyadari bahwa keterbatasan fisik hanya bisa dilengkapi dengan pikiran yang lebih kuat, di mana pikiran-pikiran kita perlu diorganisir sehingga memiliki pola-pola dan kebiasaan berpikir yang akan memudahkan upaya kita mengejar impian dan cita-cita, di mana tanda kemudahaan itu ada pada segala perasaan.

Ketika kita menyadari bahwa isi kepala kita hanya terdiri dari dua kelompok besar pikiran yang harus kita pilih, yaitu pikiran-pikiran yang mendekatkan kita kepada impian dan cita-cita atau sebaliknya menjauhkan kita darinya.

Ketika kita menyadari bahwa kebahagiaan yang sesungguhnya yang bisa kita gapai di dunia yang fana ini adalah tentang pergeseran dan transformasi kehidupan untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Ketika kita menyadari bahwa kita telah dianugerahkan Tuhan sebuah kekuatan besar terkait dengan kebesaran kita sebagai makhluk yang letaknya ada pada hati nurani dan akal yang membedakan kita dari makhluk lain ciptaan-Nya, di mana kekuatan itu adalah kekuatan untuk secara sadar memilih jalan yang mendekatkan atau menjauhkan kita dari tujuan.

Ketika kita menyadari bahwa perubahan keadaan adalah akibat dari pengaruh-pengaruh yang kita ciptakan di mana setiap diri kita sendirilah yang menjadi makhluk paling berpengaruh di muka bumi.

Ketika kita menyadari bahwa segala pilihan jalan berpikir yang kita ambil akan dihadapkan dengan berbagai ujian dan cobaan - bukan azab dan hukuman, di mana azab dan hukuman hanya diberikan kepada pribadi yang memutuskan jalan yang jauh dari kebaikan dan kebenaran.

Ketika kita menyadari bahwa segala masalah, konflik, keterbatasan, kelemahan dan ancaman justru merupakan bagian-bagian penting dari kebutuhan kita untuk membangun diri menjadi pribadi-pribadi yang besar dan memenangkan kehidupan.

Ketika kita menyadari bahwa diri kita yang ideal sesuai impian dan cita-cita adalah bukan diri kita yang ada dan hidup pada hari ini, yang dengan demikian kita perlu melakukan perubahan terhadap diri dan lingkungan.

Ketika kita menyadari bahwa sebagai manusia kita dilengkapi dengan perasaan yang dengan perasaan itulah segala perubahan dimulai sesuai tuntutan kemanusiaan yang sebagai makhluk pikiran adalah juga makhluk perasaan.

Ketika kita menyadari bahwa kenyamanan dan merasa terlalu cepat puas terhadap apa yang telah menjadikan diri kita kini dan apa yang telah kita miliki sekarang adalah ilusi zona nyaman yang sangat rentan terhadap perubahan, di mana satu-satunya cara bagi kita untuk tetap hidup di dalam kenyamanan dan peningkatan kepastian adalah dengan menyesuaikan diri terhadap segala perubahan di dalam batas-batas kebaikan dan kebenaran.

Ketika kita menyadari bahwa risiko ada di mana-mana sebagai bagian alamiah dari keseimbangan kehidupan, di mana setiap risiko bisa di atasi dengan menjalani risiko lain yang berpeluang lebih membesarkan diri kita.

Ketika kita menyadari bahwa kesempurnaan adalah bukan milik kita dan kesempurnaan kita ada pada ketidaksempurnannya, di mana seluruh segi kehidupan adalah tentang menari dan berlari di dalam ketidaksempurnaan demi kehidupan itu sendiri yang esensinya adalah pergeseran dan transformasi.

Ketika kita menyadari bahwa di dalam kekhawatiran dan ketakutan, kita harus tetap adil dan bijaksana kepada diri sendiri dengan mengutamakan harapan dan cita-cita di atas segala kekhawatiran dan ketakutan itu.

Ketika kita menyadari bahwa tindakan yang nyata adalah cara terbaik bagi kita untuk mencapai tingkat keyakinan yang makin tinggi dan makin tinggi lagi tentang tercapainya impian dan cita-cita.

Ketika kita menyadari bahwa segala sesuatu diciptakan dua kali sebelum ia menjadi kenyataan di dalam kehidupan, di mana tahap pertama adanya di dalam pikiran dan di dalam hati kita dalam bentuk keinginan, impian, cita-cita dan idealisme, dan tahap kedua adanya di dalam tindakan-tindakan yang nyata.

Ketika kita menyadari ke-Maha-Besar-an Tuhan yang telah menciptakan segala sesuatu ada di sini di dalam kehidupan, termasuk apapun yang kita anggap belum ada, di mana tugas kita menjadi lebih mudah dengan memposisikan diri sebagai pemelihara, pengejar, dan pekerja yang semata-mata hanya untuk menemukan dan menyatukan berbagai komponen impian dan cita-cita, yang jauh dari orientasi pengrusakan dan penghancuran.

Ketika kita menyadari bahwa makna kehidupan adalah tentang perubahan, pergeseran, dan transformasi, di mana kita sebenarnya selalu berada di puncak-puncak kehidupan berdasarkan apa yang kita pikirkan dan kita lakukan di masa lalu, yang dengan demikian demi masa depan di puncak-puncak yang lebih tinggi kita diharuskan menciptakan pikiran dan tindakan yang makin meninggikan.

Ketika kita menyadari bahwa kesuksesan dan keberhasilan adalah tentang kerjasama dan organisasi yang baik antara diri kita dan segala sesuatu yang bukan kita, di mana untuk mengembalikan semua kesuksesan dan keberhasilan itu kepada diri kita sendiri, kita harus menitipkannya terlebih dahulu kepada apapun yang bukan diri kita.

Ketika kita menyadari bahwa kita semua dalam kenyataannya terlahir sebagai pribadi-pribadi yang juara yang akan tetap menjadi juara selama kita tetap menginginkan diri kita sebagai juara.

Ketika kita menyadari bahwa sebagai pribadi-pribadi juara setiap saat kita selalu berada di dalam keadaan siap tempur sekalipun berjalan dalam terpaan berbagai cobaan dan ujian kehidupan.

Ketika kita menyadari bahwa segala sesuatu bisa tercipta di dalam kehidupan nyata dengan dimulai dari kemauan dan keinginan yang diubah menjadi kebutuhan di mana jika kita memang butuh sebenarnya kita memang mampu.

Ketika kita menyadari bahwa semangat adalah sesuatu yang sangat menular kepada diri kita sendiri dan kepada lingkungan di sekitar kita, di mana semangat itu bisa menjadi semangat yang membangkitkan atau sebaliknya semangat yang mematahkan.

Ketika kita menyadari bahwa sabar, syukur, dan sikap menerima bukanlah semata-mata ajaran yang dogmatis, melainkan hukum alam sebagaimana panasnya api dan dinginnya es, di mana satu-satunya yang bisa kita lakukan adalah memuliakan dan menghormatinya dengan hidup di dalamnya sehingga menjadikan kita sebagai pribadi yang mulia lagi terhormat.

Ketika kita menyadari bahwa hidup yang maknanya yang perubahan, pergeseran, dan transformasi adalah identik dengan pembelajaran.

Ketika kita menyadari bahwa segala kesalahan yang tidak melukai kebaikan dan kebenaran adalah fenomena-fenomena pembelajaran yang indah yang dengannya kita menarik berbagai hikmah untuk perbaikan.

Ketika kita menyadari bahwa kegagalan sebenarnya hanyalah umpan balik yang dipadati oleh pelajaran, di mana kita akan benar-benar menjadi pribadi yang gagal hanya jika kita berhenti di tengah perjalanan.

Ketika kita menyadari bahwa waktu bukan hanya perlu dihargai, melainkan lebih dari harus dihormati karena kebesaran, ketinggian, dan kecepatannya yang tak tertandingi oleh apapun dan siapapun di alam semesta.

Ketika kita menyadari bahwa kredibilitas diri kita sebagai pribadi-pribadi lebih didominasi oleh berbagai karakter yang dinilai secara subyektif yang justru dengan demikian kita memiliki kendali untuk mengarahkan dan membangunnya menjadi lebih kuat dan lebih baik.

Ketika kita menyadari bahwa pentingnya impian dan cita-cita tidak secara langsung menjadikan kita sebagai pribadi yang bergerak untuk menggapainya, di mana keterlibatan penuh secara fisik dan mental adalah jalan terbaik untuk sampai ke sana.

Ketika kita menyadari bahwa mempercayai orang lain secara adil adalah ajaran yang mulia, di mana ia perlu didahulukan sebelum apapun yang menjadi sebab ketidakpercayaan muncul dan terbukti sebagai sesuatu yang nyata.

Ketika kita menyadari bahwa setiap diri kita adalah pribadi-pribadi pemimpin yang harus bertanggungjawab, di mana tanggungjawab itu adalah keharusan mempertahankan hakikat kepemimpinan di dalam segala posisi struktural yang kita ciptakan sendiri di dalam kehidupan pribadi dan organisasi, dengan menjaga dan memelihara pola pikir yang tetap menjadi pemimpin dan memegang kendali kehidupan.

===========

Tuesday, October 5, 2010

NLP For Jemaah Calon Haji - NLP - Download

NLP untuk para jemaah calon haji. Ilmu komunikasi, berkomunikasi dengan pikiran dan perasaan di tanah suci di puncak ibadah fisik. Silahkan di download, semoga bermanfaat.

http://www.scribd.com/doc/38735914/NLP-For-Jemaah-Calon-Haji-Berkomunikasi-dengan-Pikiran-dan-Perasaan-di-Tanah-Suci

http://www.slideshare.net/IkhwanSopa/nlp-for-jemaah-calon-haji-berkomunikasi-dengan-pikiran-dan-perasaan-di-tanah-suci

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com

Monday, October 4, 2010

100 Tips And Articles On Public Speaking - Download

Powerpoint - "100 Tips And Articles On Public Speaking"

http://apps.facebook.com/files/shared/49rck3r4yz

Semoga bermanfaat.

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com

Islamic NLP - Time Perspective - Download

Powerpoint on "Time Perspective- Islamic NLP"

http://apps.facebook.com/files/shared/ts8xl4sf9d

Semoga bermanfaat.

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com

Entrepreneurship - Powerpoint Download

Powerpoint On Entrepreneurship:

http://apps.facebook.com/files/shared/qf0memupxn

Semoga bermanfaat.

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com

Wednesday, September 29, 2010

Masalah Dan Solusinya


Dear sahabat,

Selesainya masalah adalah fenomena perubahan keadaan.

Masalah hanya bisa diselesaikan dengan berubah.

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com

Monday, September 27, 2010

Teknik Motivasi - Macro Motivation Dan Micro Motivation


Dear all,

Dalam rangka menulis sebuah buku motivasi dan pengembangan diri, saya belajar keras meneladani para pembicara dan penulis motivasi, tentang bagaimana cara mereka menyampaikan materinya.

Selama ini, kita mengenal ada dua macam pembicara motivasi terkait dengan teknik-teknik motivasinya:

1. Ada pembicara motivasi yang mengambil jalur "inspirational speaker" seperti yang ditempuh Pak Jamil Azzaini yang dengan tegas membranding diri sebagai Inspirator SuksesMulia.

Ciri dari gaya ini adalah banyaknya mereka menggunakan pendekatan metafora, indirect command, permainan emosi, dan story telling.

Keindahan mereka ada pada kemampuan mereka dalam menyiratkan sesuatu secara halus dan bisa langsung masuk ke wilayah bawah sadar - kita tahu, bawah sadar punya dominasi kuat pada sikap dan perilaku.

2. Ada pembicara motivasi yang kita kenal dengan sebutan "motivational speaker". Saya cukup yakin bahwa sebagian besar pembicara motivasi dan para trainer adalah termasuk kelompok ini.

Ciri dari gaya ini adalah positioning mereka yang lebih banyak menjadi pendorong semangat dengan pendekatan-pendekatan logis dan masuk akal, atau dengan pendekatan direct command.

Keindahan mereka terletak pada kemampuan mereka untuk mempengaruhi orang lain untuk teryakinkan atau melakukan sebuah tindakan.

Saya menemukan, bahwa lebih jauh lagi dari kedua hal di atas, fenomena budaya Indonesia dan sekaligus fenomena Bahasa Indonesia, ternyata memberi peluang lebih luas dan lebih dalam terkait dengan teknik-teknik motivasi yang mungkin kita kembangkan di negeri ini.

Saya menyederhanakannya dengan dua pendekatan:

1. Macro Motivation

Yaitu sebuah model pendekatan teknik motivasi, yang berfokus pada gambaran besar suatu topik motivasional. Seorang pembicara motivasi yang berbicara tentang "Kita Pasti Bisa", akan mengeksplorasi segala hal di seputar topik itu, dalam rangka mempersuasi pembaca atau audiencenya untuk mengadopsi sebuah keyakinan atau mengambil tindakan. Dalam pendekatan ini, yang cenderung praktis, sang pembicara motivasi tidak terlalu memperhatikan bagaimana ia menggunakan kata-kata dan sistematikanya, melainkan hanya berfokus pada hasil akhirnya yaitu audience yang teryakinkan untuk mengambil tindakan. Rata-rata pembicara motivasi bergerak di wilayah ini.

Keindahan gaya ini terletak pada pergeseran massive yang diciptakan, setidaknya di ruang kelas, dari audience yang seperti menjadi orang lain dan berbeda antara pagi hari ketika mereka memasuki kelas dan sore hari ketika mereka meninggalkan ruangan.

2. Micro Motivation

Yaitu sebuah model pendekatan teknik motivasi, yang berfokus tidak hanya pada gambaran besar topik, melainkan juga mempertimbangkan berbagai detil bahkan sampai yang terkecil. Bukan tidak mungkin, sang pembicara motivasi dalam hal ini, melakukan riset yang mendalam tentang alternatif-alternatif proyeksi dampak dari berbagai cara penyampaian materi.

Keindahan gaya ini, adalah pada kemampuan pembicara motivasi itu sendiri dalam menggiring audience atau pembaca memasuki sebuah state, dan dengan handalnya mereka dipertahankan tetap berada di sana secara asosiatif. Selain itu, pembicara motivasi yang demikian sangat piawai dalam meng-utilisasi berbagai konsep paling mendasar di dalam dunia motivasi, yang terus mereka pertahankan di sepanjang sesinya, melalui disain yang apik.

Saya punya dua contoh yang menarik tentang model ini. Dua contoh itu adalah dua orang pembicara motivasi yang sangat luar biasa. Saya pribadi belum pernah belajar langsung kepada mereka, saya hanya baru belajar dari kata-kata mereka yang saya dengar atau saya baca.

Yang pertama adalah Kang Zen alias Nunu Zainul Fuad, yang selalu dan selalu memperhatikan rhyme di dalam materi-materi motivasinya. Rhyme adalah keindahan bunyi dari kata-kata, yang secara hipnotik membuat orang sangat menikmati iramanya, sehingga tidak punya kesempatan untuk melakukan "penolakan" terhadap isi dari materi. Pendekatan ini mirip dengan teknik metafora dan story telling yang punya dampak sama; jalur bebas hambatan melewati RAS dan langsung menuju ke wilayah bawah sadar.

Yang kedua, tentu saja Pak Mario Teguh, yang tak bisa dipungkiri menjadi salah satu yang terbaik saat ini. Saya cukup detil mengobservasi beliau demi pembelajaran saya, dan saya sharing sedikit di sini.

Pak Mario sangat super dalam memperhatikan dampak dari SETIAP kata-kata. Saya yakin beliau punya metodologi riset untuk yang satu ini. Kata-kata yang meluncur dari mulutnya, selalu berdampak pada hal-hal berikut ini:

- Menggiring audience atau pendengar memasuki sebuah state terkait konsep motivasi.
- Membuat audience atau pendengar terbuai dengan keindahan rhyme dan ritme dari kata-katanya.
- Mampu mempertahankan state itu di sepanjang sesi motivasinya.
- Mempu tetap menyuntikkan berbagai konsep dasar motivasi yang sebenarnya tidak langsung berhubungan dengan topik yang sedang di sampaikan, topik-topik mendasar yang menjadi keyakinan dasar setiap orang.

Contoh yang paling sederhana adalah seperti yang berikut ini.

Kita sangat terbiasa menggunakan pasangan kata-kata seperti "kekurangan" dan "kelebihan".

Pak Mario Teguh menggunakannya dengan berorientasi pada micro motivation.

Menggunakan pasangan kata itu, Pak Mario akan menyampaikannya begini:

"Kekurangan" dan "Pelebihan"

Dengan cara seperti di atas, inilah yang bisa saya amati:

- Kedua kata itu menjadikan konsep dasar motivasi "the power of contrast" - sebagai bagian dari teknik persuasi, menjadi lebih kuat.

- Cara penggunaan pasangan kata seperti itu, makin menonjolkan konsep dasar motivasi "sabar, syukur, menerima" terimplikasi di dalamnya, dan secara tidak langsung berkonotasi dengan "kebaikan" dan "kepantasan" - dua kata yang menjadi favorit beliau.

- Kata "kekurangan" terasosiasi sebagai sesuatu yang melekat pada diri sendiri, dan kata "pelebihan" terasosiasi sebagai sesuatu yang diberikan oleh pihak lain, yaitu Tuhan. Di sinilah, permainan state beliau menjadi sangat luar biasa, terlepas dari segala kontroversi tentang tata bahasa.

Menarik bukan?

Ruang lain untuk diskusi topik ini ada di sini:

http://www.facebook.com/topic.php?uid=259039765215&topic=16072

Semoga bermanfaat.

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com

Sunday, September 26, 2010

Definisi Bahagia

Sahabat,

Kata orang, definisi "bahagia" adalah: Sebuah kesadaran bisa merasakan adanya kemajuan. Untuk menyadari kemajuan, tiga hal harus diketahui; tahu mau kemana, tahu sekarang ada di mana, tahu berangkat dari mana.

Maka sekecil apapun itu, sepanjang bisa dipahami sebagai kemajuan, pada dasarnya bisa membahagiakan. Sekecil apapun itu karena ia membahagian, amatlah patut kita syukuri.

Tetap semangat!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com

Monday, September 20, 2010

Hidup Ini Pasti


Sahabat,

Hidup ini pilihan, dan setiap pilihan menentukan. Lebih tepat lagi; setiap pilihan memastikan.

Memastikan kekuatan dan kelemahan, memastikan peluang dan ancaman.

Memilih hidup di dunia bisnis, kita dipastikan berhadapan dengan fenomena bisnis. Memilih memasuki dunia usaha, kita dipastikan berhadapan dengan keuntungan dan kerugian usaha. Memilih profesi kita dipastikan berhadapan dengan fenomena profesi. Memilih teman, kita dipastikan berurusan dengan pilihan karakter teman. Memilih jalan, kita dipastikan berhadapan dengan fenomena jalan.

Hidup ini pilihan, dan setiap pilihan memastikan.

Hidup ini pasti.

Pasti akan naik dan turun. Pasti akan pasang dan surut. Pasti akan ramah dan tak bersahabat. Pasti tentang senang dan susahnya. Pasti membuat bahagia dan menderita.

Bagaimana kita mengatakan tidak siap setelah menjatuhkan pilihan?

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com

Thursday, September 16, 2010

Yang Tetap Dan Yang Sementara

Dear all,

Jika berharap segala impian dan cita-cita TETAP melekat pada diri dan kehidupan, maka sebelum mencapainya segala hal adalah SEMENTARA.

Tak pantas terlalu cepat puas, tak boleh begitu mudah menyerah.

Tetap semangat !!!

Ikhwan Sopa
Master Trainer E.D.A.N.
http://milis-bicara.blogspot.com

Teknik Presentasi Dan Teknik Persuasi

Thursday, September 9, 2010

Selamat Hari Raya Idul Fitri


Minal 'aidin wal-faizin, mohon maaf lahir dan batin. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Kulu 'amin wa antum bi khair.

-Ikhwan Sopa dan Keluarga-